Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search

LARASITA : LAHIR DAN PERKEMBANGANNYA

LARASITA dioperasikan pertama kali pada tahun 2006 sebagai percontohan di Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar. Disaksikan oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Menteri Koperasi dan UKM dalam kunjungannya di Kabupaten Karanganyar pada tanggal 10 Juni 2006, uji coba pengoperasiannya berikut pengkomunikasian data dari LARASITA ke Kantor Pertanahan dengan menggunakan frekwensi radio berhasil dengan baik. Setelah serangkaian uji dan diskusi dengan banyak Kantor Pertanahan lain yang khusus mengunjungi Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar untuk mengerucutkan bentuknya, pada tanggal 19 Desember 2006, LARASITA diresmikan penggunaannya oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia. Peresmian ini diikuti dengan penetapan LARASITA sebagai program nasional pada tahun 2007, dengan menunjuk 30 Kantor Pertanahan lain untuk mengoperasikan LARASITA.

Pada tahun 2008, implementasi sistem ini kemudian diperluas di 94 Kantor Pertanahan, sehingga total kantor pertanahan yang telah mengimplementasikan sistem ini berikut penggunaan VPN untuk lalu-lintas data menjadi 124 Kantor Pertanahan dari yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Pada 124 Kantor Pertanahan ini, dukungan kendaraan untuk pelaksanaan LARASITA ditambah dengan dua buah motor yang dilengkapi dengan peralatan pengukuran.

Pada tahun 2009, jumlah Kantor Pertanahan yang mengoperasikan LARASITA bertambah 150, sehingga total Kantor Pertanahan yang mengoperasikan menjadi 274 Kantor Pertanahan, Tahun 2010 Larasita dikembangkan lagi di 156 Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia sehingga jumlah kendaraan Larasita telah tersebar di 430 Kantor.



Gambar Sebaran Larasita