berita
berita pertanahan
29/08/2016 "QUO VADIS" INTEGRASI AGRARIA DAN TATA RUANG

"QUO VADIS" INTEGRASI AGRARIA DAN TATA RUANG

Kompas - Halaman 7 - Senin, 29 Agustus 2016

Integrasi urusan agraria-pertanahan dengan penataan ruang dalam satu kementerian bukanlah ahistoris, melainkan telah mendasarkan pada amanat konstitusi dan relevan dengan kebijakan politik pemerintahan saat ini.

25/08/2016 Jokowi Minta Percepatan Reformasi Agraria

Jokowi Minta Percepatan Reformasi Agraria

Investor Daily, Halaman 27, 25/8/2016

Presiden Joko Widodo (Tokowi) meminta kementerian/lembaga (K/L) terkait untuk melakukan langkah percepatan implementasi reformasi agraria. Kepala Negara meyakini bahwa reformasi agraria dapat menjadi cara baru untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, khususnya di perdesaan. Selain itu, reformasi agraria bisa menjadi cara baru menyelesaikan sengketa-sengketa agraria antarmasyarakat dengan perusahaan maupun dengan pemerintah.

25/08/2016 Jokowi Minta Percepatan Reformasi Agraria

Jokowi Minta Percepatan Reformasi Agraria

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi target kepada Ke-menterian Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar melakukan pensertifikatan tanah dalam jumlah besar-besaran. Untuk mempercepat realisasinya, Jokowi menyarankan bekerja sama dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota.

RSS
Twitter
artikel
15/10/2015

Jarak

Gagasan ini, kembali menegaskan bahwa kita selalu berupaya untuk mendekatkan diri kepada semua warga negara. Bahkan dalam skala yang lebih besar, gagasan ini kembali menegaskan bahwa kita akan selalu berupaya untuk menundukkan segala bentuk jarak, baik jarak fisik maupun jarak psikis.

14/09/2015

Revolusi Mental: Membangun Jiwa Merdeka Menuju Bangsa Besar

Dalam kehidupan sehari-hari, praktek revolusi mental adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat gotong royong.

14/09/2015

Desa

Jadi, dapatkah desa dijadikan daya tarik ekonomi? Mungkin. Yang sudah dapat dibuktikan adalah; kata “Desa” mampu menjadi daya tarik ekonomi.
Lalu, dapatkah popularitas kata “Desa” dalam konotasi seperti tersebut diatas diikuti dengan popularitas desa itu sendiri dalam konteks yang kurang-lebih sama, yaitu kemampuannya menghasilkan pertumbuhan ekonomi? 

15/07/2015

Organisasi Raden Sahid

Berkat sang sunan, sejarah bisa bersaksi bahwa agama juga bisa menyentuh dengan hangat. Begitu pula seharusnya sebuah organisasi; harus selalu mampu menyentuh anggota-anggotanya dengan hangat. Karena organisasi tidak hanya terdiri dari rangkaian tugas dan fungsi, tetapi juga kumpulan berbagai kehangatan pribadi. Pribadi-pribadi inilah yang akan menjadi duta organisasi, sebagaimana sang sunan menjadi representasi perilaku Islami.

RSS
 
 
© 2016 Kementerian Agraria Dan Tata Ruang / BPN