Wisuda STPN Tahun Akademik 2016/2017

Yogyakarta - Selalu optimis dapat memberikan kontribusi yang terbaik, tapi yang lebih penting terus belajar menjadi pesan yang disampaikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada 423 orang wisudawan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Tahun Akademik 2016/2017, Rabu (30/08).

Di hadapan wisudawan yang terdiri dari 340 orang lulusan Program Studi Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral dan 83 orang lulusan Program Studi Diploma IV Pertanahan, Sofyan A. Djalil  mengharapkan kontribusi lulusan STPN untuk memperkuat Kementerian ATR/BPN. “Yang saya harapkan Saudara bekerja dan belajar yang terbaik. Kompetensi Saudara sangat dibutuhkan. Saudara sangat diharapkan untuk memperkuat Kementerian ATR/BPN,” ujarnya.

Menteri ATR/ Kepala BPN juga menambahkan Presiden telah mempertimbangkan penambahan PNS baru untuk Kementerian ATR/BPN. Setiap tahun jumlah pegawai yang pensiun di lingkungan Kementerian ATR/BPN lebih dari 1.000 orang. “Hari ini kita sudah dapat persetujuan dari Presiden untuk 2017 kita akan mengangkat 1.610 PNS baru,” ungkapnya.

Sofyan menambahkan bahwa pemerintah sangat memperhatikan kualitas PNS. Oleh karena itu mulai dari beberapa tahun terakhir penerimaan PNS berdasarkan sistem merit, berdasarkan nilai hasil ujian yang tidak ada seorangpun bisa intervensi. “Saya berharap Saudara semua bisa lulus. Dari 1.610 formasi CPNS, 800 untuk lulusan D I Pemetaan dan Pengukuran,” terang Menteri ATR/Kepala BPN.

Di sisi lain, Sofyan menegaskan bahwa PNS bukan menjadi satu-satunya jalan untuk berkarir. Pemerintah akan lebih banyak memberikan banyak kesempatan kepada semua orang untuk bisa ikut memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa. “Kalian bisa menjadi pengusaha, membuka kantor sendiri sehingga bisa memberikan layanan kepada masyarakat dalam bidang pertanahan. Tanah kita luas sekali, profesi ini sangat dibutuhkan. Jadi bukan satu-satunya jalur PNS untuk kalian berkarir,” tegasnya.

Kepada wisudawan, Sofyan A. Djalil memberikan tips sehingga dapat sukses dalam berkarir. Nilai kerja keras, pantang menyerah, rendah hati, baik hati, suka menolong, bisa dikritik, bisa melihat kelemahan kita, dan bisa menghargai orang lain merupakan modal dasar yang harus dimiliki. Selain itu, etos kerja yang baik serta jangan pernah merasa saya gagal juga menjadi syarat utama.

“Berpikirlah kalian bisa memberikan kontribusi yang terbaik. Jaga integritas, jangan pernah mengukur tanah lalu kemudian kita kompromikan karena ada sesuatu yang tidak seharusnya” pesannya.

Pada Wisuda Tahun Akademik 2016/2017, rata-rata IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) untuk Program Studi Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral adalah 3,00 dengan IPK tertinggi 3,98. Jumlah alumni program ini sampai dengan Tahun 2017 sebanyak 5.574 orang. Dari jumlah tersebut, 2.681 orang menjadi PNS di Kementerian ATR/BPN, dan 2.893 orang menjadi Asisten Surveyor Kadaster.

Sementara itu untuk Program Studi Diploma IV Pertanahan, IPK rata-rata adalah 3,44. IPK tertinggi untuk Konsentrasi Manajemen Pertanahan sebesar 3,76 dan 3,74 untuk konsentrasi Perpetaan. Jumlah alumni sampai dengan wisuda Tahun Akademik 2017 sebanyak 3.013 orang.