Tahun 2023, Seluruh Jawa Timur Sudah Terdaftar

Madiun - Seluruh tanah di Provinsi Jawa Timur akan terdaftar pada tahun 2023. Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil dalam laporannya mengatakan saat ini dari total 9.250.000 bidang tanah di Jawa Timur baru 1.249.997 bidang tanah (13,5 persen) yang terdaftar.

Untuk itu secara bertahap Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mensertifikasi seluruh bidang tanah d‍i Jawa Timur. Tahun 2017, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Jawa Timur mencapai 662.500 bidang tanah, tahun 2018 target meningkat menjadi 1.570.000 bidang tanah.

"Hari ini dibagikan 8.950 sertipikat tanah dan secara simbolis Bapak Presiden akan menyerahkan sertipikat langsung kepada 12 orang perwakilan masyarakat," ujar di sela acara penyerahan sertipikat tanah di lapangan alun-alun Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (6/11).

Masyarakat yang hadir berasal dari 5 wilayah  Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur antara lain Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, serta Kabupaten Ponorogo.

Pada kesempatan yang sama, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terus mengingatkan seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN untuk terus bekerja menyelesaikan target yang telah diberikan. "Saya perintahkan kepada Menteri ATR/BPN tahun ini 5 juta sertifikat harus keluar, lalu tahun depan 7 juta, dan tahun depannya lagi 9 juta. Saya sudah perintahkan juga di Jawa Timur tahun 2023 semuanya pegang sertifikat," ujar Jokowi.

Target yang ditetapkan tersebut bukanlah tanpa alasan, mengingat selama ini masih banyak sengketa tanah yang terjadi di masyarakat. Menurutnya, sengketa tersebut terjadi akibat masyarakat belum memiliki sertifikat sebagai tanda bukti hukum atas kepemilikan tanah mereka. "Kita harapkan dengan semuanya pegang sertifikat tidak ada lagi yang akan sengketa-sengketa. Tidak ada," ungkapnya.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan kepada masyarakat penerima sertifikat untuk menjaga dan menggunakan sertifikat yang dimiliki dengan sebaik dan seproduktif mungkin. "Hati-hati saya ingatkan kalau ingin pinjam di bank, ingin dipakai untuk jaminan di bank, silakan. Tapi dihitung dan dikalkulasi bisa masuk atau tidak bisa mencicil setiap bulan atau tidak? Kalau tidak bisa ya jangan," ucap Presiden.