Sofyan A. Djalil: Saya akan Bela, Aparat BPN yang Dikriminalisasi

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan A. Djalil, menutup rapat kerja Direktorat Jenderal Penanganan Masalah Agraria, Pemanfaatan Ruang dan Tanah di Hotel Century Park, Jakarta (12/4).

Terkait dengan pelaksanaan tugas oleh jajaran Kementerian ATR/BPN, Menteri ATR/BPN menegaskan komitmen untuk melindungi jajarannya. "Laksanakan penyelesaian sengketa dengan baik, saya akan bela aparat BPN yang  dikriminalisasi", tegas Sofyan.

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan menyampaikan bahwa penyelesaian sengketa terkait aset pemerintah itu sangat rumit karena banyaknya peraturan sektoral. "Banyak pihak terkait dalam penyelesaian sengketa tanah aset ini dan masing-masing mempunyai tafsirnya sendiri, upayakan untuk terus berkoordinasi", pesannya.

"Saya menyambut baik acara ini, Terpenting dalam penyelesaian sengketa itu adalah kejujuran dan tidak ada kepentingan dalam diri kita", ucap Sofyan.

Sofyan juga berpesan untuk mengutamakan penyelesaian sengketa yang melibatkan rakyat kecil. "Sengketa kecil ini memang tidak punya nilai berita tinggi, tapi kalau tidak kita selesaikan kita akan berbuat dzolim", ujar Menteri ATR/Kepala BPN.

Direktur Jenderal Penanganan Masalah Agraria, Pemanfaatan Ruang dan Tanah dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa rapat kerja tersebut sangat penting. "Workshop ini adalah awal dari terbangunnya kerjasama antara kementerian lembaga yang mempunyai kewenangan dalam penanganan aset tanah pemerintah”, tutup Agus.