Sofyan A. Djalil Resmikan Gedung Baru Kantor Pertanahan Kota Batam

Batam-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, bersama dengan Walikota Batam H. Muhammad Rudi meresmikan gedung baru Kantor Pertanahan Kota Batam, Rabu (27/12). Turut hadir pada acara tersebut, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kepulauan Riau Syafriman.

Gedung seluas 800 m2 tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Kota Batam, yang berasal dari APBD Tahun 2017 dengan nilai Rp 2.158.398.000,00.

Setelah peresmian gedung, Menteri ATR/Kepala BPN meninjau ruang Warkah. “Ketika menyelesaikan sertipikat, langsung susun rapi juga arsipnya, agar efisien, tidak kerja dua kali. Warkah merupakan dokumen-dokumen penting terkait penerbitan suatu sertipikat. Kalau aja sengketa, warkah rapi seperti ini akan memudahkan kita untuk menanganinya” jelas Sofyan A. Djalil. 

Kepala Kantor Pertanahan Kota Batam, Asnaedi melaporkan kepada Menteri ATR/Kepala BPN bahwa saat ini, dengan dibantu oleh BP Batam, sedang dilakukan digitalisasi warkah. “Warkah 240.000 bidang tanah dalam proses digitalisasi, untuk mendukung 2018 Kantor Pertanahan Kota Batam melakukan pelayanan pertanahan secara elektronik” lapornya.

Seluruh upaya peningkatan sarana prasarana Kantor Pertanahan Kota Batam merupakan wujud peran Kementerian ATR/BPN untuk mendukung peningkatan iklim investasi di Batam. Tanah sangat erat hubungannya dengan investasi. Kemudahan dalam pengurusan tanah tentu saja akan sangat menunjang iklim investasi pada suatu wilayah. Saat ini pemerintah memberi perhatian lebih untuk mengembalikan kawasan Batam sebagai tujuan investasi yang menarik bagi investor, dan menjadi salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

Dalam kesempatan tersebut Sofyan Bersama Gubernur Kepulauan Riau juga membagikan 502 sertipikat Hak Atas Tanah hasil program strategis nasional kepada Masyarakat Kota Batam, Tanjung Pinang, Bintan, Karimun, Natuna dan Lingga. Target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap tahun 2017 Provinsi Kepulauan Riau sebesar 58.000 bidang dan akan ditingkatkan hampir 100% pada tahun 2018 menjadi 110.000 bidang