Sertipikat Tanah Merupakan Tanda Bukti Hak Atas Tanah

Banjarmasin - Presiden RI, Joko Widodo menegaskan sertipikat tanah merupakan tanda bukti hak atas tanah. Menurut Presiden, dengan memiliki sertipikat tanah dapat menghindari adanya sengketa tanah.

"Jika memiliki sertipikat tanah, tidak ada lagi orang-orang yang mengaku-aku tanah kita. Semuanya sudah jelas apabila punya sertipikat," ujar Jokowi usai menyerahkan sertipikat tanah secara simbolis kepada 10 orang di Gedung Sultan Suriansyah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jum'at (15/9).

Selain itu, Presiden Jokowi menyadari bahwa banyak dari masyarakat penerima sertipikat tanah akan mengagunkan sertipikat tersebut ke bank. Jokowi kembali meminta masyarakat agar melakukan kalkulasi. "Semua harus diperhitungkan dengan matang," kata Jokowi.

"Jika tidak memperhitungkan secara matang, maka sertipikat tanah bisa hilang karena akan disita oleh Bank. Mengagunkan sertipikat tanah boleh-boleh saja namun hendaknya digunakan untuk investasi," sambung Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa sampai saat ini wilayah Indonesia masih banyak yang belum terdaftar. Oleh karena itu, Ia meminta jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN se-Indonesia bekerja ekstra keras. "Kita harapkan penyelesaian sertipikat ini betul-betul sesuai dengan target yang sudah diberikan," kata Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil dalam laporannya menyebutkan bahwa pada tahun 2017 ini, Provinsi Kalimantan Selatan mendapat target sebanyak 138.181 bidang melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). "Dan sebanyak 100 bidang disertipikatkan melalui sertipikasi Barang Milik Negara (BMN)," kata Sofyan.

Acara penyerahan sertipikat tanah ini dihadiri 1.661 orang masyarakat yang berasal dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, serta Kabupaten Tanah Laut.

"Sebanyak 2.500 sertipikat tanah juga telah kami serahkan kepada masyarakat," ujar Sofyan.

Sebelumnya, Presiden RI juga berkesempatan menyerahkan sertipikat tanah di Taman Labirin, Kabupaten Tanah Laut pada tanggal 7 Mei 2017.