RDTR Kawasan Perkotaan SoE Selangkah Menuju Perda

Rapat Pembahasan Lintas Sektor terkait Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan SoE dihangatkan dengan penuh semangat oleh Bupati Timor Tengah Selatan Paul Victor Rolland yang menyatakan sangat mendukung proses persetujuan substasi RDTR Kawasan Perkotaan SoE. Hal ini juga diaminkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur Jean E.M. Neonufa, di Hotel 1O1 Dharmawangsa Jakarta, Selasa (7/11).

Rapat Pembahasan Lintas Sektor yang dihadiri 16 Kementerian/Lembaga ini dipimpin oleh Direktur Pembinaan Perencanaan Tata Ruang dan Pemanfaatan Ruang Daerah, Sufrijadi. Sufrijadi menekankan bahwa RDTR harus menjawab isu-isu strategis secara efektif dan aplikatif sehingga di dalam forum ini diharapkan dapat ditajamkan beberapa hal terutama yang bersifat strategis. Di dalam forum ini disampaikan pula paparan hasil evaluasi persetujuan substansi yang disampaikan oleh Kasubdit Wilayah IV Agustomi Masik.

Agustomi menyampaikan bahwa proses RDTR ini telah diajukan sejak Desember tahun 2016 namun baru dapat dibahas pada forum lintas sektor pada hari ini dikarenakan banyaknya hal-hal teknis dan administratif yang perlu dikawal demi menjamin kualitas RDTR yang telah disusun. "Kualitas RDTR kami kawal hingga hal-hal detail, dimana tidak hanya lima substansi strategis yang kami periksa, namun sampai dengan garis besar rencana yang memeriksa silang antara muatan raperda-peta-peraturan zonasi-hingga matrix ITBX," papar Tomi.

Di dalam pemeriksaan substansi strategis ditemukan pula beberapa hal yang memerlukan kofirmasi dari Pemerintah Daerah dan sektor terkait, seperti rencana pemanfaatan hutan yang akan dijadikan zona perumahan, kepastian tentang status Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), dan adanya potensi rawan bencana longsor yang termasuk resiko tinggi.

Rapat lintas sektor ini berhasil menjawab semua permasalahan yang timbul dalam proses evaluasi serta memberikan masukan-masukan yang menyempurnakan kualitas RDTR Kawasan Perkotaan SoE. Rapat diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara oleh seluruh sektor yang hadir bersama dengan Direktorat Jenderal Tata Ruang dan Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan. (TARU)