Rakernas Tahun 2018 Resmi Ditutup

Jakarta - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2018 resmi ditutup pada Kamis (11/1). Rakernas yang berlangsung dari tanggal 10-12 Januari 2018 tersebut mengambil tema "Mendukung Sertipikasi Tanah Untuk Rakyat".

Dalam sambutannya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan A. Djalil mengapresiasi diselenggarakannya Rakernas pada tahun ini. Sofyan juga meminta masukan terkait perubahan mengenai banyak hal menyangkut Kementerian ATR/BPN.

"Saya minta masukan mengenai apa-apa saja yang perlu kita ubah. Peraturan apa yang perlu kita ubah," kata Sofyan.

Sofyan juga mengungkapkan bahwa selama ia melakukan kunjungan ke daerah, banyak sekali Kepala Kantor yang memberikan usulan kepadanya. Sofyan sangat memperhatikan hal tersebut sehingga ia membuka saluran untuk menyampaikan aspirasi tersebut. "Jika Bapak/Ibu punya usulan ataupun harapan, bisa di email ke saya ataupun bisa melalui whatsapp," ujar Sofyan.

Sofyan juga meminta kepada Pejabat Tinggi Madya agar dapat merespon secara baik sehingga program kerja di daerah cepat dijalankan.

Rakernas Tahun 2018 ini berfokus dalam membahas strategi kerja dalam pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang tahun ini berjumlah 7 juta bidang serta Reforma Agraria. Namun, Sofyan tetap melihat sektor pelayanan tidak boleh diabaikan.

"Banyak sekali yang perlu kita benahi terkait pelayanan pertanahan. Tahun lalu, setiap orang berfokus kepada PTSL, sehingga kegiatan pelayanan pertanahan seperti pemecahan sertipikat tanah terhambat. Saya minta agar pelayanan rutin tetap kita tingkatkan terutama Kantor-Kantor Pertanahan yang volume pekerjaannya besar," kata Sofyan.

Sofyan mengatakan agar PTSL jangan mengorbankan pelayanan rutin. "Jika kita meningkatkan pelayanan rutin serta mensukseskan PTSL itu baru lebih baik," lanjut Sofyan.

Lebih lanjut, Sofyan juga meminta kepada jajaran Kementerian ATR/BPN agar melakukan peran dalam peningkatan kehidupan spiritual masyarakat yaitu dengan memberikan perhatian mengenai tanah-tanah wakaf. "Tanah apa saja untuk kepentingan agama, dalam kegiatan PTSL tahun ini tolong difokuskan," ujar Sofyan.

Sebagai bentuk penghargaan bagi Kepala Kantor Pertanahan yang melakukan inovasi, Menteri ATR/BPN mempersilahkan kepala Kantor Pertanahan memaparkan hasil inovasinya dan memberikan hadiah sepeda dari Presiden.