Presiden Jokowi Minta Pengurusan Sertipikat Dipercepat

Badung - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada jajaran Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi maupun Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota agar mempercepat pengurusan sertipikat tanah. "Jangan dipersulit," ujar Jokowi usai menyerahkan sertipikat tanah di Lapangan Mangupraja Mandala, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jum'at (8/9).

Jokowi sangat menekankan hal ini karena sertipikat tanah merupakan bukti pengakuan negara atas kepemilikan tanah. Sertipikat tanah juga dapat mencegah terjadinya sengketa pertanahan karena dengan memiliki sertipikat tanah, kepemilikan tanah menjadi jelas.

Selain itu, sertipikat tanah juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Sertipikat tanah dapat diagunkan ke bank. Namun, dalam mengagunkan ke bank, Jokowi mengingatkan agar berhati-hati dalam mengagunkan sertipikat tanahnya. "Apabila mengagunkan sertipikat tanah, harus untuk kegiatan yang produktif. Jangan untuk membeli mobil," pesan Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa sebanyak 3.500 sertipikat tanah telah diserahkan kepada masyarakat. "Masyarakat yang hadir pada acara hari ini sebanyak 2.797 sertipikat tanah," kata Sofyan.

Ini merupakan kali kedua penyerahan sertifikat di provinsi Bali tahun 2017, sebelumnya telah dibagikan sejumlah 5.903. sertifikat pada tanggal 4 Agustus 2017 di Lapangan Renon, Denpasar, Bali.