Menteri ATR/Kepala BPN Tekankan Pentingnya Sertipikat Tanah

Pare-Pare - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan A. Djalil menekankan sangat penting bagi masyarakat untuk memegang sertipikat tanah. Menurutnya ada dua implikasi yang akan terjadi apabila masyarakat tidak memegang sertipikat tanah. Pertama, banyaknya sengketa tanah, Presiden RI sangat peduli akan hal ini. "Untuk itu Kementerian ATR/BPN diberikan target dalam melaksanakan program pensertipikatan tanah," kata Sofyan saat memberikan pengarahan kepada para Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Bukit Kenari, Kota Pare-Pare, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (1/7).

Implikasi kedua adalah masyarakat tidak memiliki financial inclusion ke bank. Sofyan mengungkapkan bahwa baru 30% masyarakat yang merasakan financial inclusion tersebut. "Financial inclusion adalah akses yang diberikan kepada masyarakat agar dapat menikmati fasilitas yang diberikan oleh bank berupa kredit usaha. Saat ini masih sedikit masyarakat yang merasakannya," ungkap Sofyan.

"Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat agar memegang sertipikat tanah," tambah Menteri ATR/Kepala BPN.

Selain itu, Sofyan menekankan juga sangat penting mensertipikatkan tanah-tanah wakaf. "Tanah wakaf menjadi salah satu concern Pemerintah sehingga pensertipikatan tanah wakaf untuk  masjid maupun pensertipikatan tanah aset gereja atau rumah ibadah lainnya harus menjadi perhatian bagi segenap jajaran ATR/BPN dalam rangka melakukan percepatan atau penyelesaian pendaftaran tanahnya," kata Sofyan.

Lebih lanjut, Sofyan mengakui bahwa target PTSL tahun ini sangat besar dan ia meminta agar setiap Kepala Kantor agar mampu melakukan inovasi serta berpikir secara out of the box. "Saya minta juga kepada Kepala Kantor Pertanahan agar selalu menjalin hubungan baik dengan Walikota/Bupati. Yakinkan mereka bahwa PTSL memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat," pinta Sofyan.

Menteri ATR/Kepala BPN juga berpesan agar setiap jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota agar selalu fokus dalam bekerja. "Agar seluruh aparat ATR/BPN tenang dan fokus dalam bekerja, menunaikan tugasnya karena sistem karir berbasis kinerja sudah berjalan serta secara simultan ikut mendukung keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi yang bermuara pada peningkatan tunjangan kinerja bagi jajaran Kementerian ATR/BPN," kata Sofyan .