Menteri ATR/Kepala BPN Harapkan CPNS Kedepankan Kecerdasan Emosional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil mengharapkan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian ATR/BPN untuk mengedepankan Emotional Quotient (EQ)/Kecerdasan Emosional dibandingkan Intelegent Quotient (IQ). Hal tersebut disampaikan Menteri ATR/Kepala BPN dalam acara Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan I sampai dengan Angkatan VII yang diikuti 278 CPNS, di Gedung Pusdiklat Kementerian ATR/BPN, Cikeas Udik, Kabupaten Bogor (26/02).

Pada kesempatan tersebut turut hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN yaitu Ketua Lembaga Administrasi Negara (LAN), Inspektur Jenderal, Dirjen Infrastruktur Keagrariaan, Dirjen Hubungan Hukum Keagrariaan, Dirjen Penataan Agraria, Dirjen Penanganan Masalah Agraria Pemanfaatan Ruang dan Tanah, dan seluruh pejabat tinggi pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Sofyan mengatakan bahwa para CPNS yang diterima saat ini adalah orang yang memiliki IQ yang tinggi, karena dengan sistem rekrutmen yang sekarang ujian masuk PNS itu sulit."Namun untuk dapat bekerjasama secara tim, seorang CPNS dengan IQ yang tinggi saja tidak cukup, mereka harus memiliki EQ yang tinggi dengan memiliki jiwa sosial yang bagus," kata Sofyan.

Lebih lanjut Sofyan mengatakan bahwa dengan sistem pendidikan yang mengedepankan IQ menyebabkan anak-anak pintar memiliki sifat yang jelek yaitu merasa diri paling pintar. "Sehingga egoisnya tinggi sekali, look down terhadap orang lain, tidak bisa kerjasama, sombong dan tidak dapat dikritik," kata Sofyan.

Pada lokasi yang sama, Menteri ATR/Kepala BPN juga meresmikan Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLITBANG), Gedung Pusat Data dan Informasi Pertanahan dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PUSDATIN & LP2B) serta Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Falah III.