Melalui PTSL, Kementerian ATR/BPN Serahkan 5.750 Sertipikat di Lamongan

Lamongan - Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap atau PTSL merupakan program utama Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tujuan program ini adalah memberikan kepastian hukum hak atas tanah yang dimiliki masyarakat. Melalui Program ini, Kementerian ATR/BPN telah menyelesaikan 5.750 sertipikat tanah yang dibagikan kepada masyarakat di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Kamis (8/3).

Dalam kegiatan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan untuk menyerahkan sertipikat kepada perwakilan 12 orang masyarakat yang hadir. Pada pidatonya, Presiden mengungkapkan kepada masyarakat bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang belum memegang sertipikat tanah. Akibatnya banyak terjadi sengketa pertanahan. Presiden menambahkan juga bahwa sampai saat ini seluruh tanah yang sudah bersertipikat baru 51 juta bidang dari 126 juta bidang.

"Selama ini sertipikat yang keluar hanya 500.000. Kalau seperti itu, butuh waktu 140 tahun seluruh tanah di Indonesia bersertipikat. Untuk itu, Saya minta kepada Menteri ATR/Kepala BPN agar menerbitkan 5 juta sertipikat tanah pada tahun lalu, tahun ini 7 juta sertipikat tanah yang harus dikeluarkan dan 9 juta sertipikat tanah pada tahun berikutnya," ujar Presiden.

Presiden juga menargetkan pada tahun 2025, seluruh tanah di Indonesia sudah bersertipikat. Lebih lanjut, Presiden berpesan kepada masyarakat agar menjaga dan merawat sertipikat yang telah dimiliki tersebut. Selain itu agar dipikirkan dengan matang apabila ingin mengagunkan ke bank. "Hendaknya digunakan untuk modal usaha," ujar Presiden.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa sertipikat yang dibagikan hari ini berjumlah 5.750 dengan jumlah masyarakat yang hadir 5.750 orang. Ia juga menambahkan bahwa target PTSL pada Provinsi Jawa Timur untuk tahun 2018 ini sebanyak 1,5 juta bidang. "Pada tahun 2023 seluruh tanah di Provinsi Jawa Timur sudah memiliki sertipikat tanah," ujar Sofyan.

Seluruh sertipikat tanah yang dibagikan di Kabupaten Lamongan merupakan produk PTSL tahun 2017 serta merupakan hasil kerja keras 5 Kantor Pertanahan yaitu Kantor Pertanahan Kabupaten Lamongan, Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik, Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro, Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo serta Kantor Pertanahan Kabupaten Tuban.