Kunjungan Peserta Diklat PIM Tingkat IV Kementerian ESDM ke Kantor Kementerian ATR/BPN

Jakarta – Peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pimpinan (PIM) tingkat IV Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengunjungi Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Rabu (6/9).

Peserta diklat tersebut terdiri dari 25 orang yang diantaranya 20 orang peserta serta 5 orang widyaiswara dan diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian dan Kepala Pusat Data Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Berkelanjutan.

Tujuan dari kunjungan Peserta Diklat PIM tingkat IV Kementerian ESDM adalah dalam rangka pelaksanaan kaji banding/benchmarking untuk memenuhi salah satu Agenda Pembelajaran (tahap IV).

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal, M. Noor Marzuki mengatakan bahwa Kementerian ATR/BPN terbagi menjadi tiga kluster yaitu Kantor Pusat, Kantor Wilayah BPN Provinsi serta Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota.

“Tugas utama Kantor Pusat adalah membuat kebijakan serta policy. Dan ditingkat Provinsi, Kementerian ATR/BPN juga memiliki Kantor Wilayah BPN Provinsi, yang tugasnya melakukan evaluasi terhadap kebijakan/policy yang sudah digariskan oleh Pusat dan terakhir Kantor Pertanahan yang tugasnya menjalankan kebijakan tersebut,” terang Noor.

Noor menyebutkan bahwa saat ini Kementerian ATR/BPN diberikan dua tugas utama yaitu setiap jengkal tanah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terdaftar serta memiliki bukti hak/sertipikat, “Sertipikat tanah akan memberikan kepastian hukum, kepastian batas tanah, letak, luas, serta kepastian kepemilikan atas tanah tersebut,” kata Noor.

Lalu tugas utama yang berikutnya adalah setiap tanah dapat didayagunakan dan dimanfaatkan sehingga dapat menumbuhkan perekonomian serta kesejahteraan rakyat. “Hal tersebut sesuai dengan cita-cita Bung Karno yaitu tanah untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ungkap Sekretaris Jenderal.

“Kami mengakui dua hal tersebut belum terealisasi tapi Kami terus berusaha mewujudkannya,” tambah Noor.

Kementerian ATR/BPN juga telah banyak melakukan inovasi dalam layanan pertanahan. “Kami memiliki Kantor Layanan Bergerak, yang kita kenal Larasita. Selain itu Kami juga memiliki layanan tujuh menit (Lantum), Layanan pada hari libur dan pada Car Free Day. Kami juga telah menerapkan sistem Komputerisasi Kantor Pertanahan (KKP),” ungkap Noor.

Menutup sambutannya, Sekretaris Jenderal mengatakan Diklat Kepemimpinan sangat berguna untuk membentuk pribadi serta kepemimpinan para peserta. “Diklat PIM Tingkat IV ini juga berguna apabila kita mengambil keputusan/kebijakan,” kata Noor.