Kementerian ATR/BPN Serahkan 705.194 Sertipikat Serentak di 5 Provinsi

Di penghujung tahun 2017, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyerahkan 705.194 sertipikat tanah serentak di 5 Provinsi Sabtu, (23/12).

Kelima Provinsi tersebut yakni Provinsi Sumatera Barat diserahkan 24.919 sertipikat tanah, Provinsi Jawa Tengah dibagikan 486.662 sertipikat tanah, Provinsi Sulawesi Tenggara dibagikan 69.666 sertipikat tanah, Provinsi DI Yogyakarta dibagikan 66.601 sertipikat tanah dan Provinsi Bengkulu dibagikan 57.346 sertipikat tanah.

Untuk tahun 2017, Kementerian ATR/BPN telah menetapkan target 5 juta sertipikat tanah yang harus diterbitkan, hal ini dilakukan karena pentingnya kepemilikan sertipikat tanah masyarakat. "Saat melakukan kunjungan ke daerah, banyak yang mengeluhkan kepada saya tentang sertipikat tanah," ujar Presiden RI, Joko Widodo pada penyerahan sertipikat di Simpang Lima, Semarang.

Presiden menjelaskan sertipikat tanah merupakan pengakuan hak atas tanah yang dimiliki masyarakat. "Jika sudah punya sertipikat, tidak ada lagi yang mengaku-aku tanah kita," jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden juga mengatakan sertipikat tanah mampu dijadikan akses ke perbankan agar memperoleh pinjaman sebagai modal usaha. Terkait hal ini, Presiden meminta agar menghitung secara matang sebelum mengagunkan sertipikatnya ke bank. 

"Jika mendapat pinjaman dari bank, jangan digunakan untuk membeli kendaraan bermotor. Karena jika tidak bisa mengembalikan pinjaman tersebut, tanah kita bisa disita oleh bank," kata Jokowi.

Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa saat ini Kementerian ATR/BPN sedang melaksanakan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

"Tujuan program ini adalah menciptakan peta desa lengkap atau peta kota lengkap. Semuanya dilakukan secara sistematik," ungkap Sofyan.

Sampai akhir tahun 2017, Kementerian ATR/BPN telah menyelesaikan pengukuran, pemetaan dan pendaftaran bidang tanah sebesar 5.220.509 atau melebihi target yang telah ditetapkan. Dari angka tersebut, sebanyak 4.179.709 bidang tanah telah memenuhi syarat untuk diterbitkan menjadi sertipikat tanah.