Kementerian ATR/BPN Selesaikan 2.036 Sertipikat Tanah di Kabupaten Rote Ndao

Rote Ndao – Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional telah menyelesaikan 2.036 sertipikat tanah di Kabupaten Rote Ndao. Sebagian dari sertipikat tersebut dibagikan kepada 700 orang masyarakat yang hadir pada penyerahan sertipikat tanah untuk rakyat yang dilaksanakan di Kantor Bupati Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (9/1).

Dalam kegiatan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menyerahkan sertipikat tanah kepada 12 orang perwakilan masyarakat. Usai menyerahkan sertipikat tanah kepada perwakilan masyarakat, Jokowi mengatakan bahwa penyerahan sertipikat tanah menjadi salah satu perhatian pemerintah. Alasan Presiden karena saat ini banyak terjadi sengketa tanah.

“Setiap saya ke daerah yang masuk ke telinga saya adalah sengketa tanah,” kata Presiden.

Presiden menambahkan bahwa untuk menghindari sengketa tanah, setiap masyarakat harus memiliki sertipikat tanah karena sertipikat tanah merupakan bukti kepemilikan atas tanah. “Kalau sudah punya sertipikat tanah, tidak ada yang mengaku-aku tanah milik kita,” kata Presiden.

Presiden juga menyoroti pensertipikatan tanah yang baru mencapai 46 juta bidang tanah di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Presiden, pensertipikatan tanah harus dikebut karena jumlah bidang tanah yang ada di Indonesia berjumlah 126 juta bidang tanah. “Kalau dulu satu tahun hanya 500.000 sertipikat tanah yang diterbitkan se-Indonesia, untuk tahun ini, saya minta 7 juta sertipikat tanah diberikan kepada masyarakat,” ujar Presiden.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa kegiatan penyerahan sertipikat tanah oleh Presiden merupakan lokasi ke-62 sejak pertama kali diserahkan di Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta tanggal 10 Oktober 2016. Jumlah sertipikat yang sudah diserahkan oleh Presiden hingga saat ini sebanyak 271.970 bidang.

Menteri ATR/Kepala BPN juga mengatakan bahwa target PTSL pada tahun 2017 yang lalu di Kabupaten Rote Ndao sebanyak 15.500 bidang dengan realisasi 6.729 bidang (43,4%).