Kementerian ATR/BPN Bagikan 15.000 Sertipikat Tanah di Kabupaten Bogor

Bogor - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyerahkan 15.000 sertipikat tanah untuk rakyat di Sentul International Circuit, Kabupaten Bogor, Selasa (6/3).

Penyerahan sertipikat tanah untuk rakyat diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo kepada 12 orang perwakilan penerima sertipikat.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa saat pergi ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, NTT, NTB sampai ke Papua, di kota, kampung, desa, di mana-mana masyarakat mengeluh mengenai sengketa tanah. Di Kabupaten Bogor juga banyak sengketa karena rakyat belum pegang tanda bukti hak hukum atas tanah.

"Alhamdulillah, pagi hari ini 15.000 sertipikat bisa diserahkan dari total 60.000 sertipikat. Semuanya diberikan untuk yang 2017," kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga berpesan kepada masyarakat, jika sudah menerima sertipikat jangan lupa diberi plastik agar tidak rusak jika kena air dan difotokopi agar jika sertipikat yang asli hilang masih ada fotokopinya. Jadi mudah untuk membuatnya lagi di Kantor BPN.

Dalam laporannya, Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil menjelaskan bahwa penyerahan sertipikat tanah untuk rakyat ini dihadiri oleh 15.000 penerima sertipikat yang berasal dari empat kecamatan. Kecamatan Tajurhalang 3.500 penerima sertipikat, Kecamatan Bojonggede 4.201 penerima sertipikat, Kecamatan Cibinong 3.857 penerima sertipikat, dan Kecamatan Sukaraja 3.442 penerima sertipikat.

Sofyan mengatakan bahwa tahun yang lalu Kabupaten Bogor diberikan target 80.000 bidang sertipikat. "Kita berhasil mengeluarkan sertipikatnya sebanyak 61 ribu. Sisanya adalah karena sengketa karena yang lain-lain sehingga nanti begitu masalah selesai kita akan keluarkan juga sertipikat pada tahun depan," tambahnya.

Menteri ATR/Kepala BPN juga mengapresiasi bahwa dalam melaksanakan tugas yang diberikan Presiden Joko Widodo  kepada Kementerian ATR/BPN untuk mensertipikatkan 5 juta bidang pada tahun 2017 dan 7 juta bidang pada tahun 2018, sekiranya tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan yang luar biasa dari DPR RI dan DPRD, para pemimpin daerah-daerah, para Bupati/Walikota, para Kepala Desa dan jajarannya di seluruh Indonesia.

"Untuk itu perkenankan saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan dan kerjasama yang telah diberikan," ujar Sofyan.