Di Lampung, Presiden RI Serahkan 3.500 Sertipikat Tanah Untuk Rakyat

Bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Way Handak, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (21/01), Presiden RI Joko Widodo menyerahkan 3.500 Sertipikat Tanah kepada Masyarakat Provinsi Lampung yang tersebar di Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Way Kanan, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, dan Kabupaten Tulang Bawang.

Dalam sambutannya Presiden RI mengatakan bahwa saat ini seharusnya Indonesia terdapat 126 juta bidang tanah yang harus bersertipikat namun sampai akhir 2015 baru 46 juta bidang tanah yang sudah terdaftar di BPN.

“Artinya masih ada 80 juta sertifikat yang harus diberikan kepada masyarakat. Tahun-tahun lalu hanya 500 ribu di seluruh Tanah Air. Artinya nunggu 160 tahun baru seluruh Indonesia bersertipikat,” kata Presiden.

Oleh karenanya, untuk mempercepat proses sertipikasi lahan tersebut, Presiden memberikan target kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN dalam penerbitan sertifikat setiap tahunnya.

“Tahun 2017, 5 juta sertifikat di seluruh tanah air. Tahun ini 7 juta kepada semua. Tahun depan 9 juta harus keluar dari Kantor BPN,” ujar Presiden.

Lebih lanjut Presiden juga mengingatkan kepada para pemegang sertipikat untuk berpikir matang sebelum mengagunkan sertipikat miliknya guna mendapatkan tambahan modal usaha. Dirinya tidak melarang sertipikat tersebut untuk dijadikan jaminan selama dana yang didapatkan digunakan untuk hal-hal yang meningkatkan produktivitas.

"Saya titip kalau ingin sertipikat ini untuk agunan ke bank tolong dihitung dulu, tolong dikalkulasi dulu, tanyakan ke bank bunganya berapa, cari yang bunganya murah, pake KUR itu 9% per tahun, tahun ini turun lagi jadi 7% per tahun," jelas Presiden.