Sepuluh Ribu Bidang Disensus

(Indopos, Halaman 13, 22 Juli 2016)

TANGSEL-Tim gabungan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tangsel dan Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangsel,melakukan sensus seluas sepuluh ribu bidang tanah di Ciputat, kemarin.

Kepala Kantor BPN Kota Tangsel, Alen Saputra mengatakan, 10 ribu bidang tanah yang disensus berada di Kelurahan Sawah dan Sawah Baru. 

"Sudah dilakukan pendataan 10 ribu bidang tanah. Selain Ciputat juga akan berlanjut di Kelurahan Jombang dan kelurahan lainnya yang belum di data," terangnya.

Dijelaskanya, dari Pendataan tersebut ada beberapa kendala. Milsanya, warga yang tidak ada di tempat ketika petugas sensus datang. Ada beberapa bidang tanah yang telah berubah fungsi dan masih tanah waris.

Alen mengatakan sensus pertanahan yang pertama dilakukan di Indonesia ini akan selesai dalam enam bulan kedepan atau pada bulan desember 2016."Kami usahakan selesai bulan awal bulan desember," imbuhnya.

Sementara Kepala Bidang PBB dan BPHTB pada DPPKAD Tangsel Indri Sari Yuniandri menjelaskan ada 30 hingga 35 petugas sensus yang turun. 

Mereka bertugas untuk melakukan Pendataan di Kecamatan Serpong. "Sebanyak 35 orang ini melakukan sensus tersebar yakni untuk satu tim sebanyak 4 orang di setiap RTnya,"jelasnya.

Pendataan yang dilakukan petugas sensus tersebut berupa Pendataan bidang tanah,berupa ukuran, kepemilikan,status kepemilikan,KTP, kartu Keluarga (KK), perbaikan alamat dan seba-gainya. 

"Jika ini selesai dan sukses,tahun depan akan kita lakukan Pendataan untuk kecamatan selanjurnya," ungkapnya, (yer)