Selesaikan 40 Persen Legalisasi Aset 2016

(Indopos, Halaman 13, 24 Juni 2016)

Kantor Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) kantor pertanahan Kabupaten Lebak Banten, patut mendapat apresiasi.

Pasalnya, mereka berhasil menyelesaikan legalisasi aset lebih cepat dari target yang ditetapkan. 'Alhamdulillah, berkat kerja keras semua staf yang terlibat dalam tim legalisasi aset, kami berhasil menyelesaikan 40 persen legalisasi aset lebih cepat dari target yang ditetapkan," ujar Suraji, koordinator pro-na didampingi Kasubsi Peralihan Hak, Ilman Juper kepada INDOPOS, Kamis (23/6).

Menurut Suraji, Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak tahun 2016 ini menargetkan untuk menyelesaikan 6.900 bidang Prona, dalam program legalisasi aset dan 100 bidang tanah dalam pembuatan buku sertifikat untuk UKM, serta 1.500 IP4T (Inventarisasi, Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah).

"Program IP4T merupakan salah satu program dari Kantor Pertanahan. Program ini bukan program seperti larasita dan prona yang bisa menghasilkan produk sertifikat tanah, akan tetapi program ini hanya merupakan pintu masuk untuk kedua program tadi. Namun melalui Program ini, sebidang tanah akan menjadi tercatat dan diakui penggunaannya oleh Kantor Pertanahan walaupun hanya sekedar peta bidang tanah yang terselip dalam sebuah peta besar," papar Suraji yang juga Kasi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah (HTPT) Lebak ini.

Suraji yang didampingi kepala seksi (kasi) pengukuran, Epriliyano menjelaskan, tanah-tanah yang dikeluarkan buku sertipikatnya tersebut dalam program legalisasi asset tahuh 2016 ini tersebar di 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak

Sementara kepala kantor Pertanahan Kabupaten Lebak, Iskandar Subagya menambahkan, pihaknya juga sudah mempercantik diri, yaitu dengan merenovasi Loket pelayanan. Itu bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat pengguna layanan pertanahan di Kabupaten Lebak, (yas)