Minta Warga Segera Ajukan Sertifikasi

Jawa Pos, Halaman 24 | Minggu, 29 Januari 2016

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengingatkan warga yang memiliki tanah, namun belum mengantongi sertifikat tanah untuk segera mengajukan permohonan sertifikasi tanah. Jumlah warga yang belum mengantongi sertifikat tanah di wilayah Jakpus tersebar merata.

Dia menyatakan sudah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memberikan fasilitas kepada warga yang ingin mengajukan sertifikasi tanah miliknya. "Jadi, memang masih ada tanah yang belum punya sertifikat meski memiliki data kepemilikan yang sah. Pihak kami dan BPN sudah sepakat untuk melakukan sertifikasi masai tanah warga," ujar Mangara.

Sertifikasi masai tersebut, lanjut Mangara, dijamin bebas ongkos alias gratis. Karena itu, dia mendorong warga tidak menunda pengajuan sertifikasi tanah. Pihaknya juga telah meminta seluruh camat di wilayah Jakpus untuk menyosialisasikan hal tersebut kepada warga. "Jadi, sama sekali tidak dipungut biaya. Ini merupakan solusi permasalahan tanah yang ada di Jakpus,"' tuturnya.

Saat disinggung sebaran tanah warga yang belum mengantongi sertifikat, Mangara menyatakan belum dapat menunjukkan data. "Datanya ada, tapi tidak sedang saya pegang sekarang. Tapi, sebarannya merata di seluruh wilayah," katanya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Survei Pengukuran dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kota Jakarta Pusat Bernadus Wijanarko menerangkan, dalam program sertifikasi masai, pihaknya akan membagi sepuluh tim. Mereka akan disebar di seluruh kecamatan di wilayah Jakpus. Tim tersebut menyisir rumah warga, lalu melaksanakan pendataan. Setelah itu, tim merekam dan membuat sketsa bidang tanah yang belum bersertifikat. Mereka didampingi RT dan RW setempat "Istilahnya jemput bola. Kami datangi masyarakat yang belum memiliki sertifikat. Targemya, tidak ada lagi tanah di Jakpus yang belum bersertifikat Ini akan menjadi percontohan daerah lain," paparnya. (dod/c6/mby)